icon menu

BLOG DARI KANAK KUMBUNG UNTUK SEMUA

Selasa, 26 Juni 2012

Maling Uang Biro Kesra Diusut


Maling Uang Biro Kesra Diusut

MATARAM—Maling yang berhasil menggondol uang milik Biro Kesra Setprov NTB, Jumat lalu (22/6) diusut.
Polisi sudah meminta keterangan Kasubag Pendidikan Biro Kesra  Amir yang terakhir membawa uang itu di mobilnya. Polisi juga  akan memeriksa sejumlah saksi-saksi. ‘’Kita juga akan memeriksa Satpol PP yang berjaga waktu itu,’’ kata Kapolsekta Mataram Kompol Muhammad Yunus Sabtu lalu (23/6).
 Dari  keterangan sejumlah saksi-saksi, masih ada yang kurang sehingga keterangan Satpol PP sebagai penanggung jawab  keamanan di lingkungan kantor gubernur, juga akan diikutkan. 
 Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), urainya, modus pelaku itu mengandung unsur kerjasama. Artinya, tidak dilakukan oleh pelaku sendiri melainkan ada yang melakukan peran lain.
Selain itu, polisi juga mencurigai bahwa pelaku  adalah orang yang sudah mengenal daerah itu. sehingga aksinya sama sekali tidak dicurigai Satpol PP yang berjaga dan staf yang ada di sekitar tempat itu. ‘’Kalau dilihat dari modusnya, pelaku sudah sangat mengenal TKP,’’ bebernya.
Polisi juga menduga jika pelaku adalah rekan dari Silet, spesialis pencuri uang dalam mobil yang ditangkap beberapa bulan lalu. ‘’Kita menduga pelaku adalah dua orang sisa dari pelaku yang pernah kita tangkap. Dan kita terus mengendus keberadaannya,” tegas Mantan Kasat Intelkam Polrsta Mataram ini.
      Beberapa bulan lalu, jajaran Polresta Mataram berhasi menangkap Silet, pria asal Utan Sumbawa otak dari komplotan spesialis pencurian uang nasabah bank dalam mobil. Namun, dua rekan Silet yang juga berasal dari Sumbawa berhasil melarikan diri.
Terpisah Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) NTB Ibnu Salim mengatakan, atas kejadian ini pihaknya mengevaluasi dan akan meningkatkan keamaman lingkungan kantor gubernur. Pihaknya juga akan mereposisi personil piket dan meningkatkan pemantauan di pintu masuk. Pasalnya, kantor gubernur sangat terbuka dan pintu masuknya banyak. ‘’Kita juga akan mengusulkan pemasangan Closed Circuit Television (CCTV) guna lebih memudahkan dalam memantu kantor gubernur dan sekitarnya,” katanya.
      Namun, kata dia yang paling utama agar terhindar dari aksi kejahatan yakni harus extra hati-hati apalagi membawa uang banyak.
Ia juga mengaku, saat kejadian ada anggota Pol PP yang bertugas dan melihat korban sempat ngobrol dengan seseorang yang sekarang diduga pelaku. Sehingga saat itu anggota tidak menaruh curiga dan hanya mengawasi saja dari jarak tertentu.
Diketahui, pencurian ini berlangsung sekitar pukul 15.15 Wita, Jumat lalu. Korban Amir sedang masuk ke kantornya di Biro Kesra dan meninggal uang bantuan jatah sejumlah organisasi yang sudah diamplopkan sebesar Rp 20 juta. (adi/dal)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar